Tampilkan postingan dengan label ilasik Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilasik Jakarta. Tampilkan semua postingan

Siapa Penemu Operasi Lasik?

Diposting oleh Redaksi


Operasi Lasik | Operasi Lasik Mata
Sumber: Jose Barraquer
Tahukah kamu bahwa operasi Lasik sudah ada sejak tahun 1990? Anda dari situ, jutaan orang di dunia mampu memperbaiki ketajaman penglihatannya. Lantas, siapakah yang pertama kali menemukan operasi lasik mata?

Jose Barraquer, seorang spesialis mata di Bogota, Kolombia, melakukan percobaan untuk solusi pengoreksian penglihatan. Barraquer menemukan alat yang dinamai microkeratome, sebuah alat yang dapat mengiris tipis kornea, dan lalu membentuk flap dengan sangat akurat. Prosedur ini kini menjadi pecentus bagi teknik-teknik operasi lasik yang lebih canggih. 

Sebelum menemukan penemuan hebat ini, Barraquer sudah memulainya di tahun 1940-an. Barraquer merupakan pria berkebangsaan Spanyol, namun di tahun 1953 pindah ke Kolombia. Berkat jasanya, Barraquer dijuluki sebagai "Father of Modern Refractive Surgery".
More aboutSiapa Penemu Operasi Lasik?

Bingung Memilih Ahli Bedah Mata Terbaik?

Diposting oleh Redaksi


Lasik Mata | Operasi Lasik Mata
Sumber: lasikeyesurgery.org

Banyak calon pasien yang selalu menanyakan tentang biaya lasik mata, namun sebaiknya hal ini tidak menjadi faktor penentu. Lasik merupakan prosedur yang dapat mengubah hidup seseorang. Oleh karena itu, memilih dokter bedah mata tidak boleh dianggap enteng.

Memilih dokter atau rumah sakit mata terbaik harus memperhatikan beberapa poin di bawah ini untuk mendapatkan mendapatkan hasil lasik yang memuaskan.

Pengalaman. Faktor pertama yang harus selalu ada dalam pikiran ketika memilih seorang ahli bedah lasik mata adalah pengalaman. Memilih seseorang yang memiliki pengalaman bertahun-tahun akan membantu meningkatkan keselamatan.

Kepuasan pasien. Apakah tingkat kesuksesan sebuah rumah sakit atau klinik mata? Tentu saja, calon pasien akan memilih rumah sakit atau klinik mata yang memiliki tingkat komplikasi atau kegagalan yang paling rendah. Calon pasien juga bisa menanyakan anggota keluarga atau teman yang sudah pernah melakukan operasi lasik mata. Testimoni dari mereka akan membantu Anda menemukan dokter ahli bedah mata yang tepat.

Peralatan. Jangan ragu untuk menanyakan teknologi apa yang dipakai saat pembedahan. Pastikan dokter atau rumah sakit klinik mata yang Anda pilih menjaga kebersihan dan kesterilan peralatannya.

Profesional. Perhatikan pelayanan dan keramahan staf rumah sakit, mulai dari resepsionis, perawat hingga dokter ahli bedah. Carilah rumah sakit yang mau mendengarkan keluhan Anda dan bersedia untuk membantu sesuai dengan kondisi keuangan dan jadwal Anda.

More aboutBingung Memilih Ahli Bedah Mata Terbaik?

Perhatikan Persiapan Sebelum Lasik

Diposting oleh Redaksi


Lasik Mata | iLasik Jakarta | Operasi Lasik Mata
Sumber: chacha.com

Seperti operasi-operasi lainnya, lasik mata juga memiliki pantangan. Pasien disarankan untuk melakukan beberapa hal guna memuluskan prosedur tersebut. Apa sajakah itu?

Jangan memakai kontak lensa. Jika Anda memakai lensa kontak, cobalah menggantinya sementara dengan kacamata setidaknya beberapa minggu sebelum operasi lasik mata. Kontak lensa dapat merusak bentuk korena, yang dapat menyebabkan pengukuran tidak tepat dan hasil lasik mata yang buruk. 

Jangan memakai makeup. Hindari memakai makeup di sekitar mata, parfum, krim atau lotion pada beberapa hari sebelum dan setelah operasi lasik mata. 

Hindari mengemudi. Mintalah bantuan keluarga atau kerabat untuk mengantar Anda setelah melakukan lasik mata. Anda mungkin masih akan merasakan efek obat yang diberikan sebelum operasi dan membuat penglihatanmu menjadi kabur.

Ketahui biaya operasimu. Sebagian besar perusahaan asuransi tidak mau menanggung biaya operasi, maka bersiaplah untuk membayar dari tabungan Anda.

More aboutPerhatikan Persiapan Sebelum Lasik

Mitos Vs Fakta Mengenai Lasik Mata

Diposting oleh Redaksi


Lasik Mata | iLasik Jakarta | Operasi Lasik Mata
Sumber: seeforyourself.com/

Terkadang, banyak orang yang termakan info-info yang belum tentu kebenarannya. Berikut beberapa mitos yang dipercaya masyarakat seputar lasik.

Mitos: Komplikasi dan efek samping, seperti silau melihat di malam hari dan mata kering, selalu menghantui pasca operasi lasik mata.
Fakta: Seperti halnya operasi lain, ada risiko yang terkait dengan lasik mata. Studi klinis terhadap bedah yang menggunakan laser telah menunjukkan bahwa risiko dan komplikasi serius sangat minim. Banyak komplikasi dapat diobati jika didiagnosis dan diobati pada tahap awal.

Mitos: Semua orang boleh melakukan lasik.
Fakta: Lasik mata dapat dilakukan pada mereka yang mengalami rabun jauh, rabun dekat dan mata silinder. Namun, tidak semua orang dapat melakukan lasik mata. Semua pasien harus melakukan beberapa prosedur dan tes terlebih dahulu. Kandidat lasik mata juga harus berusia minimal 18 tahun, sehat dan tidak memiliki penyakit mata, seperti glaukoma dan katarak.

Mitos: Lasik mata menyakitkan.
Fakta: Operasi lasik mata tidak menimbulkan rasa sakit. Obat tetes anestesi yang digunakan sebelum operasi justru akan membuat mata tak merasakan apapun selama prosedur. Setelah operasi, pasien hanya merasakan ketidaknyaman, seperti sensasi berpasir di mata selama beberapa jam. 

Mitos: Lasik cukup dilakukan sekali seumur hidup.
Fakta: Seiring bertambahnya usia, kornea mata juga dapat berubah. Dalam beberapa kasus (kurang dari 5 persen), lasik dapat mengakibatkan seseorang melakukan operasi lasik mata kedua kalinya karena laser menghapus jaringan terlalu banyak atau sedikit dari mata. Ini biasanya terjadi bertahun-tahun setelah operasi lasik.
More aboutMitos Vs Fakta Mengenai Lasik Mata

Jenis Gangguan Pada Mata Remaja

Diposting oleh Redaksi


Lasik Mata | Operasi Lasik
Sumber foto: i.dailymail.co.uk

Menurut Asosiasi Dokter Mata Kanada, diperkirakan sekitar 10 persen anak-anak SD memiliki masalah penglihatan. Namun, angka ini meningkat menjadi dua kali lipat pada anak-anak tingkat SMP dan SMA (remaja usia 13-19 tahun).

Berikut, dua masalah penglihatan yang kerap dikeluhkan para remaja.
1. Hyperopia atau rabun dekat. Sebuah kondisi di mana seseorang kesulitan melihat objek dalam jarak dekat.

2. Myopia atau rabun jauh. Sebuah kondisi di mana seseorang hanya dapat melihat benda-benda dekat dengan jelas. Kondisi ini mempengaruhi sekitar 25 persen masyarakat. Myopia biasanya terdiagnosis atau terdeteksi pada usia 12 tahun dan dapat diobati dengan lensa korektif, seperti kacamata atau kontak lensa.

Melakukan operasi lasik untuk mengoreksi penglihatan demi mengatasi rabun dekat dan rabun jauh dapat dilakukan setelah remaja berusia 18 tahun. Lasik mata memakan biaya besar namun bisa mengatasi masalah penglihatan kembali normal dibandingkan menggunakan kacamata atau kontak lensa.



Oleh @innesspw

More aboutJenis Gangguan Pada Mata Remaja

3 Mitos Salah Kaprah Soal Mata

Diposting oleh Redaksi


Lasik Jakarta
Sumber foto: martineehrenclou.com

Meskipun kemajuan luar biasa dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan yang telah membantu dokter memahami penglihatan mata manusia lebih baik dari sebelumnya, sayangnya masih banyak mitos yang dipercaya masyarakat. Berikut empat mitos terkait dengan mata dan penjelasannya.

Mitos #1: Keseringan menyipitkan mata dapat mengganggu penglihatan
Keseringan menyipitkan mata mungkin menjadi tanda bahwa Anda perlu mengoreksi penglihatan Anda ke dokter. Ada sedikit efek samping dari kebiasaan menyipitkan mata terlalu sering, seperti sakit kepala dari kontraksi otot-otot di wajah, tetapi hal ini tidak akan merusak penglihatan.

Mitos #2: Membaca di tempat gelap tidak baik bagi mata
Membaca dalam tempat gelap atau dalam kondisi cahaya minim memang sulit, tetapi hal ini tidak akan menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan Anda. Ketika cahaya minim, pupil Anda akan diperlebar untuk memungkinkan lebih banyak cahaya yang masuk ke mata. Pupil yang lebar tidak akan rentan terhadap kerusakan dibandingkan pupil yang mengecil untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata.

Mitos #3: Jangan nonton terlalu dekat TV atau layar komputer
Anda pasti selalu mendengar perintah ibu agar jangan duduk begitu dekat dengan TV karena merusak penglihatan. Katakan pada ibu bahwa itu hanya mitos. Menatap TV, monitor komputer atau perangkat mobile tidak akan membuat mata lelah tanpa membuat mata menjadi rusak. Namun, amatlah penting untuk mengambil istirahat dari menatap layar televisi atau komputer untuk menghindari gejala mata kering atau sakit kepala.


Oleh: @innesspw
More about3 Mitos Salah Kaprah Soal Mata

Rumah Sakit Mata di Jakarta yang Menangani Lasik Mata

Diposting oleh Redaksi



Lasik Mata | Lasik Jakarta | ilasik Jakarta
sumber foto: baltyra.com

Sudah banyak klinik atau rumah sakit yang menyediakan operasi lasik di Jakarta. Diantaranya ada Klinik Mata Nusantara, Jakarta Eye Center, RSCM Kirana hingga Laser Sight Centre.

Lasik sendiri mulai dikenal di Indonesia pada awal tahun 90-an. Lasik juga tak hanya dilakukan oleh masyarakat biasa, para selebritis ternama tanah air, seperti Helmi Yahya, Agni Prathista, Aline Adita hingga Sarah Sechan, pernah memanfaatkan prosedur ini.

Lasik merupakan singkatan dari Laser Assisted In-Situ Keratomileusis. Saat ini lasik menjadi salah satu metode untuk mengatasi gangguan kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat dan silinder) yang paling populer di dunia. Prosedur ini hanya memakan waktu singkat (sekitar 10 menit/mata) dan tanpa rasa sakit. Inilah solusi untuk mengembalikan penglihatan Anda.


Oleh: Innes
More aboutRumah Sakit Mata di Jakarta yang Menangani Lasik Mata