Tampilkan postingan dengan label obat mata katarak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat mata katarak. Tampilkan semua postingan

Pengobatan Katarak Melalui Operasi Sebabkan Mata Kering

Diposting oleh Redaksi


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: visianinfo.com

Rasa tak nyaman pasca melakukan pengobatan katarak dengan operasi merupakan hal wajar. Sebenarnya, pengobatan katarak dengan operasi merupakan salah satu prosedur yang aman dan efektif, namun dalam beberapa kasus justru ditemukan sedikit masalah yang membuat pasien merasa tak nyaman.

Masalah mata kering menjadi salah satu kondisi yang ditakutkan sebagian pasien yang melakukan operasi mata katarak. Mata kering atau dikenal dengan nama  keratoconjunctivitis sicca merupakan sebuah kondisi yang menyebabkan peradangan pada mata dan kelenjar yang memproduksi air mata. Peradangan ini mengurangi kemampuan mata untuk memproduksi jumlah air mata normal di mana air mata berfungsi melindungi mata dari iritasi serta membuat mata tetap lembab dan dilumasi dengan baik. 

Mata kering ditandai dengan sensitivtas pada mata, seperti mata terasa gatal, berpasir atau panas terbakar hingga mata menjadi kemerahan, berlendir dan sensitif terhadap cahaya. Selain efek samping operasi katarak, faktor lingkungan, udara kering dan angin bisa menjadi penyebab munculnya masalah ini.

Pada saat pelaksaan operasi mata katarak, saraf di kornea terpotong akibat penggunaan laser. Saraf kornea ini penting dalam pengaturan air mata karena bertugas memberitahu otak untuk memproduksi lebih banyak air mata. Jika saraf ini terpotong, maka kemampuan mata untuk memproduksi jumlah air mata dalam jumlah tepat akan terganggu. Akibatnya, kondisi mata tak bisa terelakkan, dan menyebabkan rasa nyeri, iritasi dan penurunan penglihatan pada penderitanya.

More about → Pengobatan Katarak Melalui Operasi Sebabkan Mata Kering

Anak Ibu Terkena Katarak?

Diposting oleh Redaksi


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: webmd.com

Katarak ditandai dengan munculnya area berawan atau berkabut putih di lensa mata, yang menghalangi cahaya masuk ke retina. Akibatnya, penderitanya akan kesulitan untuk melihat. Meskipun banyak dialami oleh orang lanjut usia, mata katarak juga terjadi pada sekitar satu dari 5.000 kelahiran. 

Kondisi ini biasanya muncul pada saat lahiran dan lebih sering terjadi pada bayi prematur. Namun, masalah genetik, infeksi kehamilan dan berat badan lahir rendah juga bisa memicu mata katarak pada bayi.

Anak yang menderita katarak mudah diketahui. Jika anak tidak dapat menemukan benda kecil ketika ia merangkak di lantai, kemungkinan besar anak memiliki katarak. Perhatikan pula jika anak Anda menangis atau menutup muka saat terpapar sinar matahari.

Tentu saja, harus segera dilakukan pengobatan katarak. Semakin cepat dilakukan pengobatan katarak, semakin besar kesempatan anak-anak untuk mengembangkan penglihatan secara normal. Penglihatan yang kabur atau terganggu hanya akan membuat otak anak mengatur koneksi penglihatan menjadi tidak normal. Pengembangan penglihatan yang tidak normal ini disebut amblyopia.

Anak-anak hanya memerlukan pembedahan untuk mencegah terjadinya kebutaan. Meskipun mungkin terasa sakit saat menjalani operasi, lensa pengganti yang ditanamkan di lensa mata tak akan membuat anak-anak merasa tidak nyaman.
More about → Anak Ibu Terkena Katarak?

Dua Penyebab Katarak di Usia Muda

Diposting oleh Redaksi


Mata Katarak | Pengobatan Katarak
Sumber: img.webmd.com


Mata katarak sering dialami orang lanjut usia. Penyebabnya, proses penuaan. Namun kini, proses katarak bisa juga terjadi di kalangan usia 40 tahun ke atas. Hal ini dihubungkan dengan kadar radikal bebas penyebab penuaan yang terakumulasi di mata.

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol merupakan dua penyebab umum terjadinya mata katarak  pada kalangan usia muda. Menurut penelitian, orang yang merokok 20 batang rokok atau lebih setiap hari memiliki risiko dua kali lebih tinggi mengembangkan mata katarak dibandingkan non-perokok.

Penelitian lain yang dipublikasikan dalam JAMA Opthalmology menunjukkan hal yang sama. Peneliti mengamati sekelompok pria penduduk Swedia berusia 45-79 tahun, dan memeriksa ada atau tidaknya hubungan antara berhenti merokok dengan lebih dari 5.700 kasus katarak selama 12 tahun terakhir.

Hasilnya, pria yang merokok 15 batang setiap hari memiliki risiko 42 persen lebih tinggi mengalami katarak dibandingkan pria non-perokok. Oleh karena itu, berhenti merokok menjadi cara untuk mencegah mengalami mata katarak. Selain itu, berhenti merokok juga membantu menurunkan risiko stroke, penyakit jantung, dan sebagainya.

Jangan lupa untuk mulai mengurangi pengonsumsian minuman alkohol satu hingga dua gelas setiap hari. The National Eye Institute melaporkan risiko mata katarak kian tinggi di kalangan peminum alkohol berat.
More about → Dua Penyebab Katarak di Usia Muda

Masih Kecil kok Sudah Kena Katarak?

Diposting oleh Redaksi


Mata Katarak | Pengobatan Mata Katarak | Operasi Mata Katarak
Foto: schneidereyemd.com

Bunda, masalah penglihatan bisa terjadi pada siapa pun. Termasuk katarak yang tanpa disadari bisa dialami oleh sang buah hati.

Katarak kongenital (katarak pada masa kanak-kanak) umumnya terjadi karena lensa mata yang awalnya jernih berubah menjadi keruh. Pada anak-anak, katarak dapat mempengaruhi satu atau kedua mata. Jika dibiarkan, penglihatan anak dapat berpengaruh dan bisa menyebabkan kerusakan mata permanen. Dalam kasus ini, operasi mengganti lensa mata asli biasanya akan direkomendasikan dilakukan sesegera mungkin.

Kondisi ini biasanya terdeteksi setelah satu bulan pertama kelahiran. Waspada bunda, katarak berkembang secara perlahan dan tidak menimbukkan nyeri. Data WHO memperkirakan jumlah kasus katarak kongenital lebih tinggi pada anak-anak di negara berkembang.

Ada beberapa alasan mengapa seorang anak bisa terlahir dengan katarak atau mengembangkan katarak selagi muda, diantaranya kesalahan genetik yang diturunkan dari orang tua sehingga lensa mata anak tidak berkembang secara normal, kondisi genetik tertentu, termasuk sindrom Down, infeksi selama masa kehamilan, seperti rubella dan cacar air.


Oleh: Innes
More about → Masih Kecil kok Sudah Kena Katarak?